Permukaan Tanah Jakarta Turun 0,8 Cm per Tahun
Selasa, 18/12/2007
PENURUNAN permukaan tanah (keamblesan) di wilayah DKI Jakarta mencapai 0,8 cm per tahun. Angka ini lebih tinggi 60% dibandingkan kenaikan muka air laut yang mencapai 0,57 cm per tahun. Wilayah ini membentang dari Jakarta Utara hingga Kemayoran, Jakarta Pusat.Sehingga tidak mengherankan apabila Jakarta memang langganan banjir.
“Penurunan permukaan tanah disebabkan terlalu agresifnya eksploitasi wilayah dan air tanah di Jakarta.Lalu banjir kiriman dari selatan serta naiknya tinggi muka air laut, tingginya curah hujan, membuat banjir menjadi langganan datang ke Jakarta setiap tahun,”papar Ketua Program Studi Meteorologi Institut Teknologi Bandung Armi Susandi. Armi menambahkan, selain itu 40% wilayah Jakarta saat ini memang berada di bawah tinggi muka air laut rata-rata.
“Secara geografis,Jakarta memang mirip kapal yang dikelilingi air di manamana,” ujarnya. Itu masih ditambah dengan dampak efek pemanasan global membuat tinggi muka air laut di wilayah Jakarta diperkirakan naik menjadi 20 cm pada tahun 2020 dan 6–70 cm pada 2050.Estimasi ini menunjukkan bahwa rendaman air laut pada 2050 akan bertambah lagi sepanjang 2 km ke arah daratan.
Artinya, wilayah Cilincing, Koja,Tanjung Priok,Pademangan, Penjaringan, dan Bandara Soekarno Hatta, dipastikan terendam air laut. Ini masih ditambah dengan pasang laut akibat aktivitas gerhana bulan yang semakin meningkatkan tinggi muka air laut. Ini masih ditambah dengan agresivitas pembangunan yang cukup tinggi. Diperkirakan, dengan keamblesan tanah 0,8 cm per tahun berarti dalam jangka 10 tahun sekitar 8 cm dan 50 tahun sekitar 40 cm, tinggi muka air tanah menurun akibat pembangunan dan eksploitasi air tanah. Meski demikian, bukan berarti tidak ada upaya untuk mengantisipasinya.
Dengan karakter geografis Jakarta yang rawan banjir, pembangunannya bisa dilakukan dengan meniru filosofi kapal. “Kita bisa membuat benteng laut (sea wall) mengelilingi Jakarta, seperti di Belanda dan Singapura.” (abdul malik)
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/ragam/permukaan-tanah-jakarta-turun-0-8-cm-per-tahun-3.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
open for discuss, please feel free to comment