Sabtu, 19 Januari 2008

Operasi Caesar Bisa Rusak Pertumbuhan Paru-Paru Bayi

Operasi Caesar Bisa Rusak Pertumbuhan Paru-Paru Bayi
Kamis, 13/12/2007
Bayi yang lahir melalui operasi caesar lebih berisiko memiliki masalah pernapasan. Karena bisa merusak paru-paru bayi.
HALini berdasarkan hasil studi di Danish, Denmark, yang menguji 34.000 proses kelahiran bayi.Para peneliti menemukan bayi lahir secara caesar memiliki risiko empat kali lebih besar terkait pernapasan ketimbang bayi yang lahir normal. Penyebabnya, menurut peneliti, bisa jadi karena bayi kehilangan hormon dan perubahan psikologi yang membantu memperkuat paru-parunya.Studi yang dilakukan oleh Universitas Aarhus ini telah dipaparkan dalam jurnal ilmiah British Medical Journal. Hampir seperempat kelahiran di Inggris saat ini menggunakan metode caesar, jauh melebihi batas yang direkomendasikan WHO yakni 10–15%. Banyak wanita di sana tidak menyadari secara lengkap, tentang fakta yang menjelaskan caesar bisa memberikan dampak buruk bagi bayi mereka. ’’
Namun, lebih dari setengah kasus caesar memang merupakan kasus darurat. Meski demikian, para ahli seharusnya membantu me-ngurangi angka pilihan untuk caesar,” kata Magie Blott, konsultan kebidanan. Studi terkini dari Universitas Oxford menemukan perempuan bisa berisiko empat kali lebih besar akan meninggal ketika dia memilih caesar ketika melahirkan secara normal.Tim dari Danish menguji data 34.000 kelahiran yang juga memperhitungkan tentang usia sang ibu,berat badannya,apakah dia merokok atau minum alkohol selama masa kehamilan. Mereka menemukan operasi caesarmeningkatkan risiko umum atas masalah pernapasan yang dialami bayinya.
Risiko menjadi lebih besar pada masa awal setelah caesardilakukan. Risiko empat kali lipat meningkat ditemukan pada usia 37 minggu kehamilan, risiko tiga kali lipat meningkat pada usia 38 minggu usia kehamilan,dan dua kali lipat risiko pada usia 39 minggu kehamilan. Sebagai contoh, pada usia 37 minggu, satu dari 10 bayi yang dilahirkan dengan caesar memiliki masalah pernapasan dibandingkan hanya 2,8% dari bayi yang lahir normal. Pada usia 38 minggu, proporsi menjadi 1,7% untuk bayi lahir normal dengan 5,1% untuk bayi lahir caesar dan pada 39 minggu dengan 1,1% dibandingkan 2,1%. Risiko gangguan pernapasan secara serius menunjukkan pola yang sama.
Para peneliti menyimpulkan secara signifikan lebih sedikit bayi yang memiliki masalah pernapasan yaitu pada usia kehamilan 39 minggu. ’’Itu masuk akal secara hormonal dan perubahan psikologi terkait dengan perkembangan paruparu sang bayi.Untuk itu,kami menyarankan sebaiknya tidak memilih melahirkan dengan caesar,”ujar Blott. Maggie Blott yang juga konsultan kebidanan pada Rumah Sakit King College, London, menyatakan beberapa dokter kandungan dan kebidanan di Inggris disarankan untuk tidak melakukan caesar sebelum 39 minggu usia kehamilan.
Dia menyatakan bagian dari masalah karena sang dokter melakukan caesar dengan sangat cepat yang mengakibatkan saluran pernapasan sang bayi tidak bisa bekerja dengan seharusnya. Sementara itu, di Amerika Serikat (AS) ditemukan lebih banyak bayi meninggal saat lahir akibat kelahiran dengan cara caesar. Artinya, anak yang lahir secara caesar tiga kali lipat berisiko meninggal pada bulan pertama kelahirannya ketimbang yang lahir secara normal.Temuan ini berdasarkan studi pada 5,7 juta kelahiran yang menunjukkan caesar yang kini menjadi tren pilihan para wanita. Lebih dari satu dari lima bayi di Inggris saat ini lahir dengan caesar. Sejak 1998–2001, angka kematian akibat caesarsebesar 1,77 per 1000 kelahiran dibandingkan 0,62 pada kelahiran normal. ’
’Meskipun ini memang risiko yang presentasinya cukup kecil, masyarakat harus tahu sekecil apa pun.Karena caesar memberikan risiko meninggal pada bayi di usia bulan pertama kelahirannya,” kata Profesor James Walker, ahli ginekologi dan kebidanan. Secara umum, angka kematian bayi memang jarang pada perempuan dengan risiko rendah,meskipun hanya satu kematian dari 1000 kelahiran. Peneliti dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit,Marian MacDorman menyatakan, bagaimanapun hasil studi ini memberikan pengaruh. (BBC/abdul malik)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama-sore/operasi-caesar-bisa-rusak-pertumbuhan-paru-paru-3.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

open for discuss, please feel free to comment