Sabtu, 19 Januari 2008

Berburu Piramida Aztec Kuno di Meksiko

Berburu Piramida Aztec Kuno di Meksiko
Kamis, 03/01/2008
Ahli sejarah Meksiko menemukan puing piramida bangsa Aztec yang berusia 800 tahun di jantung wilayah Meksiko.Mereka pun menemukan puing piramida di Iztapalpa.
MEKSIKO(SINDO) –Puing piramida ditemukan setinggi 36 kaki atau 11 meter,di tengah Kota Tlatelolco, salah satu pusat religi dan politik untuk kaum elite Aztec. Sejak temuan piramida lainnya sekitar 15 tahun lalu, sejarawan menyimpulkan bahwa Tlatelolco telah ditemukan bangsa Aztec pada 1325, tahun yang sama seperti kota kembar Tenochtitlan di dekatnya, yang merupakan ibu kota kerajaan Aztec.
Hingga kemudian, bangsa Spanyol menemukan Meksiko pada 1521 dan berperang melawan bangsa Aztec. Salah satu sejarawan dalam penemuan ini,Patricia Ledesma menyatakan, piramida itu ditemukan sekitar sebulan lalu yang merupakan bagian dari investigasi yang dimulai pada Agustus 2007.
Diperkirakan, bangunan bersejarah ini dibangun pada 1100 atau 1200 masehi. Berarti menandakan bahwa bangsa Aztec memulai membangun peradaban mereka di gunung tengah kota Meksiko, lebih awal dibandingkan yang diperkirakan sebelumnya. ’’Kami telah menemukan tangga dari piramida yang jauh lebih tua. Kami berpikir untuk merevisi sejarah waktu peradaban bangsa Aztec,”papar Patricia, seperti dilansir Reuters.
Tlatelolco termasuk kota yang ramai dikunjungi turis. Ribuan pengunjung datang untuk melihat puing monumen masa pra- Hispanic dan biara serta gereja peninggalan era penjajahan Spanyol. Peristiwa yang juga sangat terkenal adalah pembunuhan massal pada pelajar garis kiri oleh aparat keamanan setempat pada 1968, sehari sebelum Meksiko menjadi tuan rumah Olimpiade olahraga.
Patricia bersama tim sejarawan juga mendeteksi ukiran arca yang diperkirakan merupakan karya bangsa Aztec untuk memuja Dewa Langit Tlaloc atau Dewa Bumi Tezcatlipoca. Kemudian, penggalian yang dilakukan para ahli sejarah itu menemukan lima tengkorak dan beberapa ruangan yang diperkirakan juga dibangun sejak 1431,yang berlokasi dekat piramida.
’’Kami mengharapkan temuan ini bisa memberikan lebih banyak info tentang sejarah dan kehidupan sosial Tlatelolco,”ujarnya.
Patricia dan tim ahli sejarah menyatakan, mereka akan tetap melanjutkan penggalian dan mempelajarinya lebih mendalam pada 2008 ini.Semua dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang ukuran dan usia dari piramida ini. Kota Meksiko memang dipenuhi dengan benda sejarah pra- Hispanic.
Pada Agustus 2007, para ahli sejarah menemukan piramida di wilayah kota terlarang Iztapalpa, yang bersebelahan dengan Kota Meksiko, dan dipercaya sebagai monumen Tenochtitlan. Bangsa Aztec merupakan kelompok suku yang masyarakatnya suka berperang sekaligus religius.
Mereka membangun monumen membujur mulai Teluk Meksiko hingga Samudera Pasifik dan memengaruhi masa modern di wilayah bagian tengah Meksiko. Iztapalpa dipercaya merupakan wilayah para kriminal. Penggalian yang dilakukan oleh para sejarawan telah menemukan tembok kuno di Iztapalpa pada Juni 2007.
Aparat yang berwenang setempat percaya bahwa piramida tersebut merupakan bagian dari piramida utama Kota Aztec, yang telah dihancurkan oleh Hernan Cortes pada abad ke-16. Iztapalpa kini menjadi kota dengan nama buruk sebagai tempat kekerasan, kriminal, peredaran obat terlarang, serta daerah miskin.
’’Kami tahu lokasi umumnya, tapi tidak bisa menjelajahi seluruhnya karena ini merupakan kota besar para urban,”tutur Aparat Pemerintah Bidang Sejarah Jesus Sanchez.
Wilayah Iztapalpa membujur mulai Cuitlahuac, yang hampir porak-poranda akibat serangan pasukan Cortes dan Spanyol pada 1520.Peristiwa itu dikenal sebagai ’’malam kesedihan’’. Sebab, setelah kemenangan diraihnya, kemudian Cortes menghancurkan kota itu. Jesus Sanchez berharap bahwa dia telah menemukan kota utama piramida,yang berdekatan dengan pusat alun-alun dan taman.
Dia dan timnya akan membutuhkan waktu lebih dari setahun untuk melakukan investigasi sebelum akhirnya memutuskan bagian mana yang akan mulai digali lebih dalam.Pada Oktober 2007 lalu, para ahli sejarah juga telah menemukan altar bangsa Aztec pada abad ke-15 dan sebuah patung berhala seberat 12 ton hanya di pekarangan dekat dengan lalu lintas pusat kota Zocalo.
Pada Agustus 2007, seperti dilansir National Geographic jejak kuburan bangsa Aztec ditemukan di bawah Kota Meksiko. Berdasarkan data radar bawah tanah, kuburan dari kekaisaran bangsa Aztec Ahuizotl (Aztec Emperor Ahuizotl/ah-WEE-zahtol) ini merupakan Candi Agung dari Ibu Kota Tenochtitlan, yang sekarang terkubur di bawah Kota Meksiko.
Sejarawan menyatakan, mungkin ini merupakan kuburan pertama bangsa Aztec yang pernah ditemukan.Salah satu sejarawan dari Institut Nasional Antropologi dan Sejarah Raul Martin Arana menyatakan,kronologi sejarah menunjukkan bahwa kuburan itu merupakan bagian dari upacara besar untuk kematian Ahuizotl.
’’Ini merupakan sisa dari banyak benda sejarah yang merupakan bagian dari candi agung atau piramida,”tuturnya.
Pada Oktober 2006, para peneliti juga telah menggali dekat kuil dan menemukan sebuah patung batu berukir monolit yang diyakini sebagai Tlaltecuhtli, salah satu dewa dari bangsa Aztec. Di cakar kaki sebelah kanan patung itu mencengkeram seekor kelinci dengan 10 tutul, yang merepresentasikan kehidupan bangsa Aztec pada 1502, tahun ketika Raja Ahuizotl meninggal.
’’Kami tidak ingin berspekulasi terlalu banyak.Namun, memang ada kemungkinan besar bahwa patung monolit itu merupakan bagian atas yang menutupi makam,”papar Raul.
Saat ini tim peneliti yang dipimpin Leonardo Lopez Lujan dari Museum Great Temple telah mendeteksi keganjilan di lapisan tanah bawah melalui radar. Keganjilan itu bisa jadi sebuah batu atau ruangan kosong. Namun, para peneliti percaya kemungkinan adalah ruangan makam.
Pemerintahan Raja Ahuizotl dimulai pada 1486,yang merupakan kekaisaran terakhir dari silsilah bangsa Aztec.Raja Ahuizotl meninggal saat masih berkuasa, kemudian digantikan oleh keponakannya, Montezuma, yang akhirnya disandera oleh bangsa Spanyol dalam penyerangan Hernan Cortes pada 1519.
Kemenangan Eropa ini kemudian mengakibatkan buku-buku tentang Aztec serta informasi etnografi kunci dibakar.Kemudian, bangsa Spanyol membangun Meksiko di atas puing Tenochtitlan, yang sebenarnya juga dibangun di atas sebuah danau. (Rtr/abdul malik)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/ekonomi-sore/berburu-piramida-aztec-kuno-di-meksiko.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

open for discuss, please feel free to comment