Memakan Sayuran Hijau Kurangi Risiko Serangan Jantung
Jum'at, 16/11/2007
Banyak mengonsumsi sayuran secara rutin setiap hari bisa meminimalisasi kerusakan sel akibat serangan jantung. Temuan dari para peneliti di Fakultas Kedokteran Albert Einstein Universitas Yeshiva ini menyimpulkan bahwa senyawa kimia nitrit yang ditemukan pada sayuran merupakan zat penting bagi kesehatan jantung, sekaligus untuk membantu diet sehat.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberikan nitrit kepada binatang, baik melalui suntikan ke pembuluh darah atau melalui mulut,dapat membatasi kerusakan akibat serangan jantung dan stres, yangdiikutireaksisirkulasioksigen ke darah dan otot hati,” kata Dr David Lefer, peneliti Senior dan Profesor Ilmu Kesehatan dan Patologi Universitas Yeshiva, seperti dikutip ScienceDaily.
Nitrit dan senyawa kimia saudaranya nitrat sangat penting karena berperan dalam memproduksi gas nitrikoksida. Gas nitrikoksida, yang sebelumnya dikenal sebagai penyebab polusi udara, ternyata mampu memperlebar urat nadi dan membantu aliran darah. Hal itu sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Sebab, biasanya serangan jantung atau stroke terjadi karena terhambatnya produksi nitrikoksida.
Penyebabnya bisa bermacam- macam,salah satunya adalah akibat kerusakan pada urat nadi dalam atherosclerosis. “Kami berasumsi bahwa banyak memberikan makanan pada hewan dengan kandungan nitrat dan nitrit setara dengan yang biasa dimakan oleh manusia, juga bisa menyediakan perlindungan dari serangan jantung,”kata Dr Lefer.
Para peneliti mengklaim telah mempunyai bukti bahwa serangan jantung secara berkelanjutan ternyata terkait dengan bagian produksi nitrikoksida Salah satunya dipicu menurunnya level oksigen, enzim dalam otot jantung mengubah penyimpanan nitrit menjadi nitrik yang kemudian dapat meminimalisasi kerusakan jaringan sel.
Nitrit dalam makanan yang terkandung dalam banyak sayuran,seperti seledri, bayam, daun selada, dan sayuran daun lainnya. Ketika mengonsumsi bisa mengeluarkan aliran darah dan terakumulasi menjadi penyimpanan dalam organ tubuh,seperti dalam hati atau jantung, ginjal,dan otak. Namun, ini belum secara jelas diterjemahkan bahwa dengan konsumsi nitrit dalam makanan sehari-hari mampu memberi perlindungan yang lebih baik dari kerusakan serangan jantung.
Penelitian ini dilakukan dengan memberi nitrit 50 mg per liter dalam minuman kepada tikus selama tujuh hari. Dengan perbandingan, satu kelompok tikus menerima diet standar tidak mengandung nitrit. Kemudian untuk menstimulasi serangan jantung, aliran darah tikus ke jantungnya telah dihentikan selama 30 menit,yang diikuti dengan 24 jam reperfusi.
Uji coba itu menunjukkan bahwa jantung dengan suplemen nitrit pada tikus secara signifikan, dapat mengurangi kerusakan otot jantung secara signifikan. Perbandingannya, 48% lebih baik dibandingkan tikus yang diberikan makan standar. Sebaliknya darinitrit,nitrat dalam diet makanan biasanya terkandung dalam daging seperti daging babi,sosis,daging makan siang.
Dr Lefer menyatakan bahwa level nitrit ditemukan sebagai pelindung jantung dalam studinya bisa dengan mudah didapatkan dengan mengonsumsi banyak sayuran yang berisi kandungan kimia nitrit tersebut.(abdul malik)
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama-sore/memakan-sayuran-hijau-kurangi-risiko-serangan-ja.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
open for discuss, please feel free to comment