Inggris Larang Iklan Makanan Junk Food Anak-anak
Jum'at, 04/01/2008
PEMERINTAH Inggris melarang iklan makanan junk food untuk anak usia di bawah 16 tahun di televisi.Ini merupakan bagian dari program mempromosikan makanan sehat dan memerangi wabah obesitas pada anak.
Berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah Inggris pada Oktober 2007 lalu,separuh orang Inggris akan mengalami obesitas pada usia 25 tahun.Namun,jika tren ini tidak dihentikan,sebanyak 86% pria Inggris akan mengalami obesitas pada usia 15 tahun dan 70% wanita menjadi obesitas pada usia 20 tahun.
Richard Watts dari The Children’s Food Campaign menyatakan perlu dilakukan aksi yang lebih untuk menolong masyarakat, terutama anak-anak untuk menghindari konsumsi makanan yang tidak sehat.
Sayangnya, meskipun aturan pelarangan iklan ini sudah diberlakukan sejak Senin (31/12/- 2007), efeknya belum terlalu kelihatan bagi warga Inggris. ’’Kami butuh aksi darurat. Jangan sampai anak-anak mengonsumsi makanan yang tidak sehat serta memperpendek umurnya untuk menjadi obesitas,”tuturnya.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown telah meluncurkan program dengan anggaran 100 juta pounds pada Oktober 2007 lalu. Hal itu untuk meningkatkan program pendidikan olahraga dari dua jam menjadi tiga jam per minggu,termasuk menambah jam olahraga di sekolah per minggu.
Perubahan aturan yang dikeluarkan ini karena aturan lama tidak cukup untuk mengatasi obesitas pada masyarakat.Pada April 2007, pemerintah Inggris mengeluarkan larangan iklan junk food menyasar pada anak usia tujuh hingga sembilan tahun. Aturan itu memang tampak menyulitkan orangtua untuk mengontrol anaknya. Hingga akhirnya, di penghujung 2007,dibuatlah aturan bahwa iklan junk food dilarang menyasar anak di bawah usia 16 tahun.
Artinya, program TV dengan segmen dan jam anak-anak menonton dilarang menayangkan iklan makanan yang tidak sehat itu. Sekretaris Children Food Campaign Ed Balls menyatakan, anakanak di Inggris sudah melihat lebih dari 10.000 jenis iklan televisi dan dikenalkan 400 merek baru setiap tahun.
Namun,di sisi lain,kalangan industri televisi juga memperkirakan penurunan pendapatan iklan 1% akibat pelarangan ini. Stasiun TV channel untuk anak-anak pun khawatir ada penurunan 9%, sedangkan channelkomersial 15%. Sementara itu, pakar Kuliner dan Gastronomi Indonesia William W Wongso menyatakan, masih butuh waktu lama bagi Indonesia memiliki tren makanan seperti di negara maju.
Di Indonesia, bagi kalangan menengah ke atas,tren makanan sudah bergeser dari makanan fast food yang berlemak ke makanan sehat organik. Mayoritas masyarakat Indonesia yang tingkat ekonomi menengah ke bawah tidak memakan healthy food, karena itu masih banyak ditemui kasus busung lapar. ’’Junk food di Indonesia itu dan makanan yang di pinggir jalan mengandung bahan pengawet formalin. Indonesia memang gudangnya junk food,” ujarnya. (AFP/BBC/abdul malik)
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/ragam/inggris-larang-iklan-makanan-junk-food-anak-3.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
open for discuss, please feel free to comment