Senin, 16 Februari 2009

Pengusaha Muda Sukses - Para Kreator Bisnis

Sunday, 15 February 2009
Sederet anak muda di Amerika Serikat berlomba menciptakan bisnis lewat kreativitas. Keinginan mereka pun diapresiasi media ternama di dunia. Setiap tahun media ternama dunia, BussinessWeek, melansir peringkat pengusaha muda terbaik.

BusinessWeek menyeleksi sekitar 25 finalis pengusaha usia 25 tahun yang kemudian ditentukan lima pemenangnya, baik untuk tingkat wilayah Amerika Serikat (AS), Asia, bahkan tingkat dunia.

Untuk kategori pengusaha muda terbaik di AS pada 2008 dimenangkan Johnny Earle,22.Pemuda ini berhasil menjalankan bisnis garmen dengan merek Johnny Cupcake. Desain kaos kreatif yang diciptakannya sangat diminati banyak kaum muda di AS.

“Para remaja pria berpikir bahwa desain kaos saya lucu dan para gadis berpikir bahwa kaos saya imut,” katanya seperti dilansir BusinessWeek. Pemuda yang tinggal di Hull, Massachusset, itu telah membuka dua gerai ritelnya di Boston, dan yang ketiga di MelroseAvenue,LosAngeles.

Beberapa desain kaos edisi terbatas juga dijual di beberapa negara seperti Prancis, Belanda, Kanada, dan Skotlandia.Earle meraih predikat pengusaha muda terbaik bukan tanpa alasan.Tercatat pada 2007 bisnis Earle berhasil membukukan omzet sebesar USD2,29 juta, dan pada 2008 ini omzetnya mencapai USD3,75 juta.

Pemenang lainnya adalah Anik Singal, 25, yang sukses dengan usaha jasa tutorial bidang pemasaran online.Melalui bendera usaha Affiliate Classrom, Singal bisa meraih omzet sekitar USD1,5 juta (2007), dan USD2,5–2,8 juta (2008).Tiga sekawan Jeff Cassidy, 23; Boris Resin, 22; dan Jared Stenquist, 23, adalah pemenang berikutnya.

Dengan membuka usaha jasa layanan informasi kampus secara online lewat brand Campus LIVE, tiga serangkai ini berhasil mengantongi omzet USD100.000 pada 2007. Bisnis mereka sudah ditawar investor senilai USD1,25 juta. Tampaknya ketiga pemuda ini akan tetap menjalankan bisnis.Bahkan dari ketiganya ada yang berniat keluar dari kuliah untuk terjun total di dunia bisnis.

Spanish Vines milik Josh Hackler, 23, merupakan pemenang berikutnya. Bisnis industri wine di Columbia Amerika Serikat itu telah berkembang empat kali lipat per Januari 2009 sejak dibuka pada 2006. Meski tidak diketahui berapatotalomzetyangberhasil dikantongi Hackler,namun dia optimistis distribusi wine produksinya di Manhattan dan beberapa negara di tenggara akan meraih kesuksesan.

Pemenang lima besar terakhir adalah Carlos Leon, 25, yang menjalankan bisnis multimedia melalui bendera CML Studio. TercatatperusahaanNorth Hollywood, California, itu telah berhasil meraup omzet sebesar USD150.000 pada 2007 dan sekitar USD200.000 pada 2008.

Bahkan beberapa perusahaan ternama seperti Warner Bross,VH1,Sirius,MTV3, dan lainnya me-rupakan klien CML Studio.Tidak cukup itu, Leon masih berniat akan melebarkan sayap bisnisnya merambah usaha TV jaringan dan industri rekaman. Lima orang tersebut adalah contoh-contoh pengusaha muda yang sukses di bidangnya. Banyak contoh lainnya.

Sebutlah Richard Ludlow Jasmine Lawrence, 17, siswa SMU yang masih menyempatkan waktu di antara latihan bola basket dan pekerjaan rumah yang menjual produk kosmetik alami dengan brand Eden Body Works di Wal-Mart (WMT) dan Whole Foods (WFMI). Usaha yang dirintis di New Jersey itu merupakan buah dari pengalaman Lawrence ketika dia menggunakan produk kosmetik rambut.

Paling fenomenal adalah Mark Zuckerberg, 25, yang mendirikan situs web jaringan sosial Facebook. Lulusan Harvard ini meluncurkan Facebook sejak Februari 2004 yang saat itu keanggotaannya hanya dibatasi bagi siswa Harvard College.Namun, dalam dua bulan selanjutnya keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston.

Kemudian banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut- turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Hingga akhirnya semua orang di penjuru dunia yang memiliki surat elektronik dengan alamat .ac, .uk, .edu, dan lainnya bisa mengakses dan menjadi anggotanya.

Pada September 2006 orang dengan alamat surat elektronik apa pun bisa menjadi anggota Facebook. Situs ini sangat fenomenal melebihi situs web jaringan sosial lain yang akhirnya membuat Zuckeberg menjadi orang kaya baru di AS dan masuk dalam daftar orang terkaya versi majalah Forbes. Forbes mencatat dia sebagai miliarder termuda atas usaha sendiri dan bukan karena warisan yang pernah tercatat dalam sejarah.Kekayaannya ditaksir sekitar satu setengah miliar dolar AS.

Pada Oktober 2007 Facebook Inc menjual 1,6% sahamnya kepada Microsoft senilai US240 juta yang hampir setara dengan harga saham situs mesin pencari Google Inc. Catatan ini menunjukkan bahwa Facebook memiliki nilai penjualan sekitar USD15 miliar. Mark Zuckeberg adalah contoh paling fenomenal pengusaha muda terkaya di dunia.

Sukses dan Tragis

Di balik kisah sukses juga bisa menyimpan peristiwa tragis. Kejadian inilah yang dialami David William Mc- Call, pendiri McCall International (MCI), perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, perangkat keras dan peranti lunak, rancang bangun komputer, serta bidang usaha sejenisnya.

Usai kuliah di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada usia 28 dia mendirikan perusahaan McCall Int. Pada usia 32 dia menikahi seorang wanita yang sebenarnya hanya mencintai hartanya. Istrinya itu sebenarnya mencintai pemuda pegawai William, yakni Bill Gates.Usia perkawinan mereka hanya berumur setahun.

Saat William pulang dari luar negeri dan menuju rumah mewahnya di bukit, dia menemukan istrinya sedang bercumbu dengan pemuda itu. Dengan kecewa William pergi lagi sendirian tanpa sepengetahuan istrinya. Dia membuang mobil mewah yang biasa dipakai ke jurang. Mobilnya ditemukan di dasar jurang,William dinyatakan meninggal dalam kecelakaan.

Istrinya menguasai semua harta dan perusahaannya. MCI kacau-balau, perusahaan itu terpecah. Bill Gates bersama pendukungnya mendirikan perusahaan sejenis dengan nama Microsoft dan mengeluarkan basic application programyang sangat dikenal, Windows. Bill merebut segalanya dari William, istri, harta,dan perusahaannya. (abdul malik/islahuddin/ faizin aslam)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/213560/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

open for discuss, please feel free to comment