Sabtu, 19 Juni 2010

Era kolaborasi media-masyarakat telah dimulai

Era digital telah tiba. Akselerasi industri media terhadap perkembangan teknologipun tidak dapat dielakkan. Di New York, Amerika Serikat (AS), gerakan kolaborasi antara perusahaan media dengan akademisi telah dimulai.

Sebagai pionir, dibentuklah laborotarium media New York (NYC Media Lab) untuk memperkuat jejaring antara hasil penelitian terbaru para akademisi dengan perusahaan media. Ini guna menemukan format teknologi terbaru yang bisa diterapkan bagi industri media.

Sebagaimana dilansir AFP, secara resmi dilakukan peluncuran NYC Media Lab, yang peluncurannya dilakukan oleh Walikota New York Michael R. Bloomberg. Proyek ini merupakan kemitraan antara Pemerintah Kota New York, Polytechnic Institute New York University dan Columbia University. Kemudian kemitraan ini akan menghubungkan antara perusahaan media dengan lembaga akademik dan mendorong dilakukannya penelitian di bidang teknologi secara independen.

“Banyak perguruan tinggi di New York dan kalangan akademisi melakukan penelitian yang terkait dengan new media, dimana di kota ini terdapat 10.000 perusahaan media yang sedang berupaya untuk ekspansi. Namun kenyataannya jejaring atau kemitraan itu tampak berjalan lambat atau bahkan tidak ada sama sekali,” ujar Wali Kota Michael Bloomberg yang juga pendiri lembaga perusahaan kantor berita, data perusahaan, dan peranti lunak Bloomberg L.P.

Sebelumnya kemitraan serupa juga dilakukan oleh Massachusetts Institute of Technology dan Stanford University dengan pemerintah setempat untuk mendukung didirikannya laboratorium untuk inovasi media.

photo : Michael R. Bloomberg/ credit :AFP

lebih lanjut tentang informasi seputar media dan journalism baca di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

open for discuss, please feel free to comment