| Sunday, 07 June 2009 | |
| Dalam waktu 2-3 bulan mendatang,General Motor Corp (GM) akan meluncurkan perusahaan barunya dengan brand New GM.Mungkinkah GM akan memperoleh kembali kejayaannya? New GM akan dibangun hanya berdasarkan bagianbagian bisnis GM yang kuat seperti brand kendaraan yang berhasil meraih penghargaan,teknologi ramah lingkungan,serta peningkatan pendapatan secara berkelanjutan. Dengan ambruknya raksasa automotif AS yang akhirnya dicatatkan kebangkrutannya dalam Chapter 11,tentu membuat banyak kalangan ragu akan kemampuannya memperbaiki kinerja. Meski demikian, menurut Direktur Marketing GM Autoworld Indonesia (GMAI) Amelia Santoso, manajemen GM sudah menyiapkan berbagai strategi untuk membuat New GMsukses.“Strategi terbaik saat ini adalah dengan tetap menunjukkan prestasi penjualan yang baik,terus meningkatkan pelayanan purnajual, mengadakan program-program yang melibatkan para existing maupun potential customers kami, termasuk kegiatan corporate social responsibility (CSR),”ujarnya kepada Seputar Indonesia. Sebagaimana dilansir situs www.gm.com,New GM diluncurkan guna menyelamatkan aset-aset potensial. Dengan misi lebih fokus pada konsumen,pengelolaan lebih efisien, sertakeuanganlebihseimbang guna mencapai keuntungan optimal. New GM akan dibangun dari merek terkuat dan operasi GM. Dalam siaran persnya, Senin (1/6), GM mengumumkan pencapaian kesepakatan dengan Departemen Keuangan AS dan Pemerintah Kanada dan Ontario guna membangun perusahaan dengan manajemen yang lebih ramping dan kompetitif melalui New GM. Sejak 1 Juni 2009 peluncuran New GM ditargetkan bisa terlaksana pada 60-90 hari kemudian sebagai perusahaan yang terpisah dan independen dari GM yang ada sekarang. New GM ini akan tetap tergabung dalam beberapa perjanjian GM dengan United Auto Workers (UAW) dan Canadian Auto Workers Unions (CAW),yang dipimpin manajemen GM saat ini. Secara berkelanjutan GM akan menjual aset-aset globalnya kepada New GM.Ini bentuk implementasi dari pencatatan kebangkrutan GM di bawah Chapter 11 pada Pengadilan Niaga New York,1 Juni lalu. Penjualan aset ini termasuk salah satu yang disetujui majelis hakim dalam Chapter 11.Karena penjualan aset GM sudah disetujui Departemen Keuangan AS, UAW, pemegang saham, GM berharap penjualan akan bisa dilakukan dengan cara terbaik. “Dari awal, New GM akan bisa memosisikan diri dengan baik dengan permodalan dan produk-produk yang paling digemari. Dalam investasi kami, teknologi baru sangat menakjubkan sebagaimana diaplikasikan dalam Chevy Volt sehingga kami bisa memberikan nilai bagi konsumen kami,” ujar CEO GM Fritz Henderson dalam surat terbukanya. GM juga sudah mendapatkan persetujuan dari pengadilan untuk melakukan langkah perlindungan terhadap konsumen saat ini. Ini guna memastikan bahwa operasi perusahaan akan tetap berlanjut dan tidak terganggu supervisi pengadilan terhadap GM,serta menyediakan masa transisi yang mudah bagi New GM. Sejumlah dealerGM akan tetap melanjutkan jasa pelayanannya terhadap produk GM dan jaminannya. Pemerintah AS dan Kanada sudah menjamin terkait garansi terhadap konsumen. Manajemen Perusahaan GM akan menggunakan dana kas USD33 miliar guna tetap menjamin tersedia jasa layanan dan produk. Selain itu, karyawan GM di seluruh dunia juga akan menjadi bagian karyawan New GM. “Krisis ekonomi telah menyebabkan ambruknya industri automotif. Namun, sebaliknya juga telah memberikan kesempatan kepada kita menemukan kembali bisnis kita yang baru. Kita sedang melakukannya sekali dan secara benar,”tambah Henderson. Henderson juga menjamin operasi bisnis GM secara global akan tetap berlanjut tanpa terganggu dengan Chapter 11.Operasi perusahaan manufaktur GM Amerika Utara masih tetap berlanjut, dan dijamin akan tetap mampu memenuhi permintaan konsumen.Yang jelas tidak satu pun operasi bisnis GM di luar AS yang mendapatkan dampak hukum atas pencatatan dokumen kebangkrutan Chapter 11.Mulai dari Amerika Latin, Afrika,Timur Tengah, dan Asia Pasifik. “Seluruh dealer GM di dunia sangat terbuka untuk bisnis,dengan menawarkan opsi-opsi pembiayaan lebih kompetitif dan produk-produk unggulan kami,”jelas Henderson. Sementara itu, New GM akan fokus pada empat brand utama di AS yakni Chevrolet, Cadillac, Buick,dan GMC dengan sedikit papan nama dan strategi marketing lebih kompetitif. New GM juga akan menghilangkan jarak antara biaya tenaga kerja aktif dan pabrik pindahannya. Kemudian akan memanfaatkan kapasitas GM AS secara efisien guna meningkatkan angka penjualan domestik kendaraan di AS. Menurunkan angka biaya struktural guna mendorong GM Amerika Utara untuk mencapai volume produksi 10 juta unit.Angka penjualan secara konsisten antara 15–17 juta unit sejak 1995–- 2007.Menurunkan biaya struktural dengan mengurangi biaya gaji di GM Amerika Utara dimulai akhir tahun ini. Melakukan perbaikan keuangan dengan mengurangi gaji pensiunan, serta meningkatkan pelayanan kepada konsumen dengan fokus di AS melalui 3.600 dealer. (abdul malik/islahuddin/ faizin aslam) |
Senin, 08 Juni 2009
Ambruknya General Motors - Menunggu Wajah Baru Ikon AS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
open for discuss, please feel free to comment