Jumat, 15 Mei 2009

Dampak Krisis Global Terhadap Inovasi - Memburu Perubahan

Sunday, 10 May 2009
Sejumlah industri di dunia terus berinovasi.Mereka berupaya agar tetap eksis di kancah bisnis dan menerobos semua peluang pasar di masa depan.

Berbagai terobosan penelitian menjadi kunci sukses. BusinessWeek setiap tahun selalu meluncurkan pemeringkatan 50 perusahaan dunia paling inovatif.Pemeringkatan tersebut didasarkan pada hasil survei Boston Consulting Group (BCG) dan BCG-Value Science. Pertengahan bulan lalu, di tengah krisis global, BusinessWeek tetap meluncurkan daftar pemeringkatan tersebut.

Dalam daftar teranyar itu, Apple Inc menjadi perusahaan paling inovatif 2009. Perusahaan yang didirikan Steven P Jobs pada 1976 ini merupakan juara bertahan.Tahun lalu Apple juga berada di posisi puncak. Berdasarkan catatan Business- Week, inovasi yang dilakukan Apple adalah dalam bidang pengembangan produk dengan bobot 47%.

Perusahaan yang memiliki 32.000 karyawan ini mencatat pertumbuhan pendapatan per tahun sejak 2005–2008 sebesar 30,4%. Sementara keuntungan bersih rata-rata antara 2005–2008 sebesar 15,8%. Perusahaan Amerika Serikat (AS) ini unggul dalam bidang teknologi informasi.

Mulai inovasi dalam desain,manufaktur,dan pemasaran untuk produk komputer, perangkat lunak, peralatan musik digital, telepon seluler,dan sederet lahan bisnis lainnya. Jaringan bisnis Apple sudah mendunia,mulai memasarkan dengan cara ritel,online, hingga penjualan langsung.Wajar, Apple meraih predikat perusahaan paling inovatif di dunia pada 2009 versi BusinessWeekdan BCG.

Sementara di posisi kedua ditempati Google Inc, juga bertahan di posisi yang sama pada 2008. Bidang inovasi Google adalah dalam pengalaman konsumen yang memiliki bobot 26%.Perusahaan teknologi pengelola situs web dan penyedia konten yang didirikan sejak 1998 di Negeri Paman Sam ini tercatat telah mempekerjakan sebanyak 20.222 karyawan. Beragam inovasi telah dilakukan perusahaan yang berbasis di Mountain View,California, AS ini.

Google semula hanya sebagai mesin pencari situs. Melalui berbagai jenis pengembangan produk baru,pengambilalihan,dan mitra, perusahaan ini telah memperluas bisnis pencarian dan iklan awalnya hingga ke area lainnya,termasuk email berbasis web, pemetaan online, produktivitas perusahaan, dan bertukar video.

Kini inovasi produk Google yang didasarkan pada pengalaman konsumen telah berkembang menjadi Google Web Search, Google Image Search,Google Book Search, Google Scholar, Google Finance, Google News,Google Video,Google Blog Search, iGoogle, dan Personalized Search.

Selain itu, masih banyak lagi inovasi produk Google lainnya. Dengan angka pertumbuhan pendapatan antara 2005– 2008 sebesar 52,6%, Google layak dinobatkan sebagai perusahaan paling inovatif kedua di dunia. Selain dua perusahaan yang bergerak di sektor teknologi informasi di atas,Toyota Motor Corp juga menjadi pembicaraan. Di tengah krisis global, sejumlah raksasa industri automotif di AS berjatuhan, tetapi Toyota menempati peringkat ketiga sebagai perusahaan paling inovatif di dunia tahun ini.

Posisi yang sama pun diraih Toyota tahun lalu.Toyota mendapat label inovatif di bidang proses bisnis dengan bobot 35%. Perusahaan automotif Jepang yang didirikan sejak 1933 ini telah mendunia dengan menawarkan beragam inovasi produk.Mulai dalam desain,manufaktur,perakitan,dan penjualan untuk mobil, minivan, truk, dan aksesori. Perusahaan yang tercatat memiliki 316.121 karyawan ini pun menawarkan kendaraan hybrid dengan merek Prius.

Mengantongi angka pertumbuhan pendapatan antara 2005–2008 sebesar 4,2%,Toyota layak mendapatkan predikat perusahaan paling inovatif ketiga di dunia. Microsoft Corporation muncul di urutan keempat sebagai perusahaan paling inovatif,dengan inovasi di bidang proses bisnis berbobot 26%.

Posisi perusahaan penyedia peranti lunak untuk komputer ini naik satu peringkat dibanding 2008 yang berada di peringkat kelima. Perusahaan AS yang didirikan sejak 1975 ini tercatat telah mempekerjakan sebanyak 91.000 karyawan. Microsoft mencatat pertumbuhan pendapatan antara 2005–2008 sebesar 13,5%.

Peringkat kelima dan selanjutnya dalam 10 besar di antaranya perusahaan Jepang, Nintendo dengan inovasi produk bobot 48%, IBM berada di urutan keenam dengan inovasi proses bobot 31%, Hawlett Packard yang juga perusahaan dari Negeri Paman Sam di peringkat ketujuh dengan inovasi proses 39%.

Perusahaan Kanada, Research in Motion berada di posisi kedelapan dengan inovasi produk 53%. Sementara perusahaan asal Finlandia pembuat produk seluler Nokia meraih peringkat kesembilan dengan inovasi produk 38%,dan perusahaan AS Wal-Mart Stores di urutan kesepuluh dengan inovasi proses 49%.

Menurut BusinessWeekpada peringkat perusahaan inovatif 2009 ini, ada beberapa nama perusahaan yang memang selalu menjadi langganan berada di posisi puncak seperti Apple dan Google. Sementara 15 perusahaan yang tahun sebelumnya tidak tercatat dalam 50 besar perusahaan paling inovatif, tahun ini berhasil masuk daftar. (abdul malik/islahuddin/ faizin aslam)
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/237252/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

open for discuss, please feel free to comment