AHMADINEJAD: SIAPA SEBENARNYA YANG PROVOKATOR?
Mahmoud Ahmadinejad Presiden Republik Islam Iran dalam wawancaranya dengan NPR (National Public Radio) kepada Steve Inskeep mengatakan, “Kami tidak punya konfrontasi dengan siapa pun. Pemerintah AS campur tangan, dan kami hanya mempertahankan diri.”
Ahmadinejad mengatakan bahwa hubungan diplomatik antara Iran dan AS harus terus dibuka, menyatakan keinginan bekerja sama untuk menegakan keamanan di Irak. Ketika ditanya langkah apa yang mungkin membantu meredakan hubungan yang tegang, Ahmadinejad mengatakan, ”Iran tidak pernah memasuki AS dan menyengsarakan rakyat di sana, tapi pemerintah AS telah melakukannya terhadap Iran. Jadi, proposal Iran yang pertama adalah bahwa AS harus berhenti melakukan tindakan itu.
Hak apa yang dipunyai AS dan segelintir pendukungnya untuk membuat tuntutan demikian kepada Iran? Berdasarkan sistem hukum apa atau peraturan dan hukum internasional apa? Tepatnya di manakah mereka menemukan dasar hukum untuk menuntut hal seperti itu dari rakyat Iran? Sementara mereka menikmati energi nuklir, mereka melarang Iran.
Nah, yang pertama-tama rakyat di dunia, yang merupakan mayoritas, mendukung sikap Iran. Seratus delapan belas negara anggota Non-Blok telah memproklamirkan komitmen terhadap program dan mendukungnya. Gerakan Non-Blok, (GNB) dan 57 negara anggota Organisasi Konperensi Islam (OKI) juga mendukung posisi Iran. Delapan negara kelompok G-8 juga sesungguhnya mendukung Iran, serta 15 negara G-15.
Jadi jelas, rakyat dan pemerintah mendukung Iran. AS dan sekutunya hanya berbicara tentang , pimpinan AS dan hanya beberapa teman Eropa-nya, dan Iran tidak peduli terhadap mereka, karena mereka tidak mewakili seluruh dunia.
Iran mencari relasi berdasarkan kehormatan dan keadilan. Coba kita balik pertanyaan ini dan bertanya, persisnya di mana dunia yang kalian sedang bicaraksn atas namanya? Lagi, 118 anggota GNB mendukung Iran. Lima puluh tujuh negara anggota OKI. Jadi, katanya dunia sangat prihatin, siapa mereka itu? Dunia yang mana? Sesungguhnya mereka itu pemerintah AS dan sekelompok kawan-kawannya?
Mengapa pemerintah AS dan dua atau tiga kelompok yang mengikutinya membiarkan dirinya mereka berbicara bagi dunia? Iran percaya bahwa inilah akar penyebab konfrontasi. Ini karena pemerintah AS dan seglintir sekutu Eropa bahwa mereka memiliki dunia. Mereka mau mencampuri apa saja yang terjadi di dunia. Ahmadinejad bertanya pada mereka, apakah angkatan darat Iran yang menegpung kawasan Timur Tengah, atau apakah pasukan AS saja yang berada di sekeliling Iran? Apakah pasukan AS berada di sekeliling perbatasan Iran. Tidak ada tentara Iran di perbatasan AS. Jadi apa persisnya yang yang mereka lakukan di sana?
Mereka bertanya apakah Ahmadinejad mempunyai suatu proposal yang membuat Iran di bawah Ahmadinejad dapat menggerakan situasi ke depan dari apa yang terjadi hari ini di dunia nyata, dua negara yang saling bermusuhan? Apakah ada langkah kecil yang dapat Iran pikirkan, untuk bergerak ke depan? Ya tentu saja, Iran tak pernah memasuki AS dan membuat kesusahan masyarakat di sana, tapi pemerintah AS telah melakukan itu kepada rakyat Iran. Jadi proposal Iran yang pertama adalah bahwa AS dan sekutunya harus menghentikan itu. Oke itu proposal untuk mereka, bagaimana dengan proposal untuk Anda? ”Saya telah mengambil banyak lompatan ke depan dalam hal ini. Saya mengirim surat kepada Mr. Bush. Itu merupakan pembukaan yang baik. Bahkan saya katakana saya ingin bicara di PBB dengan mereka. Iran menanggapi positif atas permintaan pemerintah AS untuk menjulurkan tangan untuk kerja sama dalam komisi keamanan bersama yang terlibat dalam menegakkan kekuatan keamanan di Irak. Jadi, Iran melakukan apa saja yang dapat dikerjakannya dan Iran percaya inilah waktu bagi pemerintah AS untuk bertindak.
Sekarang mari kita masuk ke wilayah lain. Sebagaimana diketahui luas, Ahmadinejad kini dikenal di dunia. Dan tidak hanya di AS, sebagai orang yang ingin melenyapkan Israel dari peta dunia, betulkah? Apakah problem AS adalah regim Zionis? Ahmadinejad yakin titik terjauh yang telah diambil di mana pemerintah AS telah meluaskan dukungan pada regim Zionis telah menyebabkan problema pemerintah AS di seluruh dunia. Kami telah membuat proposal untuk menyelesaikan masalah Palestina. Selama 60 tahun, perang dan pembunuhan terus berlangsung di sana Setiap propsal perdamaian yang diperbincangkanm sejauh ini telah gagal membuahkan hasil. Mengapa? Karena hal itu menafikan hak-hak bangsa Palestina. Proposal kami telah ditawarkan kepada rakyat Palestina referendum bebas. Setiap orang yang tinggal di Palestina harus diberi kesempatan referendum untuk untuk memutuskan masa depan dan sifat dari pemerintahannya.
Mengenai demokrasi, pemilihan umum di Iran memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan AS. Di Iran, pemerintah melakukan diskualifikasi terhadap banyak candidates, kadang ribuan kandidat, jika mereka tidak memiliki apa yang dipertimbangkan sebagai kepercayaan-kepercayaan yang benar. Mereka tidak diizinkan untuk ikut mencalonkan diri. Mengapa pemerintah Iran tidak percaya pada rakyat Iran untuk membuat pilihan sendiri, bukannya pemerintah membuatnya untuk mereka? ”Saya (Ahmadinejad), nyatanya percaya bahwa pemilihan di Iran termasuk yang paling bebas di dunia. Paling tidak 100 kali lebih bebas di Iran ketimbang di AS. Mengapa pemerintah tidak mempercayai rakyat untuk memilih setiap orang? ”Kami mempercayai rakyat! Pemilu bebas di Iran!”
Memang di sini ada pembatasan – Iran memiliki hukum. Menurut hukum, siapa saja yang mempunyai qualifiksi untuk menjadi calon dapat bersaing – umpmanya untuk pemilihan presiden. Contoh jelas kepercayaan yang kami berikan kepada rakyat adalah saya, saya sendiri. Saya bukan anggota partai manapun. Saya seorang dosen.
*** saya kutip lengkap dari postingan salah satu teman di milis Deplu. terimakasih atas terjemahan lengkapnya kawan Ali Pahlevani Rad. Bravo!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
open for discuss, please feel free to comment